Apa itu Block Street (BSB)

Oleh CMC AI
23 May 2026 10:44PM (UTC+0)
TLDR

Block Street (BSB) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membangun Unified Liquidity Layer untuk mengatasi fragmentasi dalam pasar modal on-chain bagi aset tokenisasi seperti saham dan obligasi.

  1. Mengatasi Fragmentasi Likuiditas – Menggabungkan kumpulan likuiditas yang terpisah di berbagai blockchain dan penerbit menjadi satu lapisan eksekusi.

  2. Arsitektur Dua Lapisan – Teknologi inti terdiri dari Aqua untuk perdagangan teragregasi dan Everst untuk pinjaman terstruktur dan leverage.

  3. Token Governance & Utility – Token BSB memberikan akses, hadiah staking, dan hak tata kelola atas parameter utama protokol.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Nilai yang Diberikan

Block Street mengatasi masalah utama dalam tokenisasi aset dunia nyata (RWAs) dan ekuitas, yaitu fragmentasi likuiditas. Saat aset-aset ini dipindahkan ke blockchain, mereka sering tersebar di berbagai platform yang terpisah di jaringan berbeda, sehingga menyebabkan eksekusi yang buruk, spread yang lebar, dan ketidakefisienan yang menghambat partisipasi institusional (CoinMarketCap). Protokol ini berfungsi sebagai pusat netral yang menyatukan likuiditas yang terfragmentasi tersebut agar spread menjadi lebih ketat, kualitas eksekusi lebih baik, dan interoperabilitas antara DeFi dan keuangan tradisional berjalan lancar.

2. Teknologi & Arsitektur

Infrastruktur Block Street dibangun dari dua komponen utama. Aqua adalah mesin likuiditas hibrida yang menggabungkan likuiditas dari berbagai blockchain (seperti Ethereum dan BNB Chain) serta penerbit, memberikan eksekusi perdagangan kelas institusional melalui satu API. Everst menyediakan lapisan pinjaman dan leverage terstruktur, mengintegrasikan ekuitas tokenisasi dengan modal kripto asli untuk pinjaman dan lindung nilai yang efisien (Defi-Planet). Kedua komponen ini membentuk Unified Liquidity Layer.

3. Tokenomik & Tata Kelola

Token BSB memiliki total pasokan sebanyak 1 miliar. Token ini memiliki tiga fungsi utama: sebagai kunci utility dan akses untuk fitur premium dan diskon biaya; untuk staking yang menyelaraskan insentif jangka panjang dan memberikan hadiah; serta untuk tata kelola, memungkinkan pemegang token memberikan suara atas parameter biaya, model risiko, dan alokasi dana kas (Block Street on X). Saat peluncuran, 20,775% dari total pasokan sudah beredar.

Kesimpulan

Block Street pada dasarnya adalah protokol koordinasi likuiditas yang dirancang untuk menjembatani pasar modal tradisional dengan keuangan terdesentralisasi. Apakah lapisan terpadu ini akan menjadi infrastruktur standar seiring berkembangnya tokenisasi?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.