Apa itu NEAR Protocol (NEAR)

Oleh CMC AI
25 May 2026 08:50PM (UTC+0)
TLDR

NEAR Protocol adalah blockchain layer-1 yang skalabel dan ramah pengguna, dirancang sebagai infrastruktur dasar untuk aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan, semakin berkembang, untuk ekonomi agen AI yang sedang muncul.

  1. Fondasi AI-Native – Menempatkan diri sebagai "blockchain untuk AI," menyediakan infrastruktur bagi agen otonom untuk bertransaksi dan beroperasi secara on-chain.

  2. Teknologi Sharding yang Skalabel – Menggunakan model sharding unik bernama Nightshade untuk memproses transaksi secara paralel, memungkinkan throughput tinggi dan biaya rendah.

  3. Pelopor Chain Abstraction – Sistem NEAR Intents menyederhanakan interaksi lintas-chain, memungkinkan pengguna menukar aset antar blockchain dengan mudah.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Nilai AI-Native

Misi utama NEAR Protocol adalah menjadi infrastruktur terbuka untuk generasi internet berikutnya, dengan fokus kuat pada kecerdasan buatan. Proyek ini menyatakan tujuannya adalah memastikan "jaringan agen masa depan dapat bertransaksi secara on-chain" dan siapa saja dapat berpartisipasi dalam membangun "internet agen" (NEAR Protocol). Ini berarti membangun blockchain di mana agen AI dapat memiliki aset, mengeksekusi transaksi, dan berkoordinasi secara otonom. Produk seperti NEAR AI Cloud dan Private Chat memanfaatkan komputasi rahasia untuk menawarkan privasi yang dapat diverifikasi bagi aplikasi AI, dengan tujuan mewujudkan AI yang dimiliki oleh pengguna (Coinspeaker).

2. Teknologi & Arsitektur yang Skalabel

NEAR dibangun untuk performa dan kemudahan penggunaan. Inovasi utamanya adalah Nightshade, teknologi sharding dinamis. Sharding membagi jaringan menjadi beberapa segmen (shard) yang memproses transaksi secara bersamaan, memungkinkan jaringan untuk berkembang secara linear sesuai dengan peningkatan permintaan. Arsitektur ini bertujuan mendukung throughput transaksi yang tinggi sambil menjaga biaya tetap rendah, mengatasi keterbatasan umum pada blockchain. Jaringan ini menggunakan mekanisme konsensus proof-of-stake, yang lebih hemat energi dibandingkan sistem proof-of-work.

3. Ekosistem & Chain Abstraction

Fitur utama dari ekosistem NEAR adalah chain abstraction, yang diwujudkan melalui NEAR Intents. Sistem ini memungkinkan pengguna menentukan hasil yang diinginkan (misalnya menukar USDC di Ethereum dengan SOL di Solana) tanpa harus secara manual menjembatani aset atau berinteraksi dengan banyak blockchain. Pihak ketiga yang disebut "solver" menangani eksekusi yang kompleks tersebut. Hal ini sangat menyederhanakan pengalaman pengguna. Hingga Mei 2026, NEAR Intents telah memproses volume perdagangan kumulatif lebih dari $19 miliar, menunjukkan adopsi yang signifikan untuk likuiditas lintas-chain (CoinDesk).

Kesimpulan

Secara fundamental, NEAR Protocol adalah blockchain berperforma tinggi yang berkembang menjadi lapisan operasi yang mulus untuk dApps mainstream sekaligus ekonomi AI otonom, dengan keunggulan sharding yang skalabel dan inovasi dalam chain abstraction. Apakah infrastrukturnya akan menjadi lapisan penyelesaian pilihan bagi gelombang aplikasi cerdas lintas-chain berikutnya?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.