Apa itu Virtuals Protocol (VIRTUAL)

Oleh CMC AI
25 May 2026 08:55PM (UTC+0)
TLDR

Virtuals Protocol adalah lapisan infrastruktur terdesentralisasi yang memungkinkan pembuatan, tokenisasi, dan operasi mandiri agen AI di jaringan blockchain.

  1. Infrastruktur Agen AI – Menyediakan fondasi bagi agen AI untuk memiliki aset, melakukan transaksi, dan memberikan layanan secara on-chain.

  2. Kepemilikan & Tata Kelola Tokenisasi – Token asli VIRTUAL digunakan untuk pembayaran, tata kelola, dan kepemilikan bersama agen AI sebagai aset yang menghasilkan pendapatan.

  3. Ekonomi Agen yang Berkembang – Ekosistem ini mendukung berbagai kasus penggunaan praktis seperti influencer AI, bot intelijen pasar, dan pendamping game, memfasilitasi perdagangan antar agen.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Nilai yang Diberikan

Virtuals Protocol dirancang untuk mengatasi tantangan koordinasi dan penciptaan nilai bagi AI di Web3. Protokol ini berfungsi sebagai lapisan dasar di mana agen AI otonom dapat beroperasi sebagai pelaku ekonomi independen. Agen-agen ini bisa berupa influencer virtual, bot perdagangan, dan lainnya yang mampu memiliki aset, menghasilkan pendapatan, serta berinteraksi dengan pengguna dan agen lain tanpa perlu izin. Misi utama protokol ini adalah menggabungkan kecanggihan AI dengan transparansi dan keamanan blockchain untuk membangun ekonomi agen yang terdesentralisasi.

2. Teknologi & Arsitektur

Protokol ini dibangun terutama di atas Ethereum dan solusi Layer 2-nya, Base, dengan perluasan ke BNB Chain dan Solana. Inovasi teknis utamanya adalah kerangka kerja GAME (Generative Autonomous Multimodal Entities) yang menstandarisasi penerapan agen. Setiap agen AI ditokenisasi—dibuat menggunakan bonding curve yang didanai dengan token VIRTUAL—dan memiliki token sendiri yang dipasangkan dalam pool likuiditas melawan VIRTUAL. Struktur ini memungkinkan agen untuk bernegosiasi secara mandiri, memberikan layanan, dan menyelesaikan pembayaran secara on-chain, dengan perilaku yang menyesuaikan berdasarkan hasil waktu nyata.

3. Tokenomik & Tata Kelola

Token VIRTUAL memiliki pasokan tetap sebanyak 1 miliar, sepenuhnya terbuka dan dialokasikan: 60% untuk publik, 5% untuk likuiditas, dan 35% untuk treasury ekosistem yang dikelola komunitas (OKX). Token ini memiliki tiga fungsi utama: sebagai mata uang pembayaran utama dalam protokol, sebagai mata uang dasar untuk membuat dan memperdagangkan token agen, serta untuk tata kelola. Pemegang token dapat mengunci VIRTUAL untuk menerima veVIRTUAL, yang memberikan hak suara dalam pembaruan protokol dan alokasi treasury.

Kesimpulan

Secara mendasar, Virtuals Protocol adalah upaya ambisius untuk membangun lapisan ekonomi dan koordinasi bagi masa depan di mana agen AI menjadi umum, terdesentralisasi, dan dimiliki oleh komunitas. Bagaimana infrastruktur ini akan berkembang untuk mendukung tugas-tugas kompleks di dunia nyata yang dibutuhkan agar agen otonom dapat diadopsi secara luas?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.